Informasi Kabupaten Bima Terkini Tahun 2026

Informasi Kabupaten Bima Terkini
Peta Kabupaten Bima. Sumber : Google MAP


Mediabima.id - Kabupaten Bima 2026. Informasi Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) Indonesia Terkini Tahun 2026.

Kabupaten Bima merupakan salah satu daerah otonom tertua di kawasan timur Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Indonesia, dengan sejarah yang berakar dari Kesultanan Bima yang berdiri hampir empat abad lalu. Memasuki tahun 2026, Kabupaten Bima yang oleh masyarakat setempat disebut Dana Mbojo terus berbenah lewat berbagai program pemerintahan, pertanian, hingga pelestarian budaya. Artikel ini merangkum informasi terlengkap seputar Kabupaten Bima 2026: sejarah, geografi, kependudukan, pemerintahan, ekonomi, penerimaan CPNS, jadwal bansos, PIP, Porkab, pemutihan pajak kendaraan, hingga festival budaya yang digelar sepanjang tahun.


Sejarah Kabupaten Bima

Sejarah Kabupaten Bima. Kabupaten Bima berasal dari Kesultanan Bima yang berdiri pada 5 Juli 1640 Masehi, ketika Sultan Abdul Kahir (La Kai) dinobatkan sebagai Sultan Bima I dan mulai menjalankan pemerintahan berdasarkan syariat Islam. Peristiwa ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Jadi Bima yang diperingati setiap tanggal 5 Juli. Menurut legenda yang tertuang dalam Kitab BO (naskah kuno kerajaan dan kesultanan Bima), cikal bakal kerajaan ini bermula dari kedatangan seorang musafir bangsawan Jawa bergelar Sang Bima, yang mempersatukan lima wilayah kekuasaan adat (Ncuhi) menjadi satu kerajaan.

Setelah Sultan Muhammad Salahudin (sultan ke-14) wafat pada 1951, status Kesultanan Bima berganti menjadi Daerah Swapraja dan Swatantra, yang kemudian bertransformasi menjadi Kabupaten Bima berdasarkan Undang-Undang Nomor 69 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat II dalam Wilayah Daerah-daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Pada tahun 2002, wilayah Bima kembali dimekarkan berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2002, melahirkan Kota Bima sebagai daerah otonom tersendiri sehingga sejak saat itu Bima terbagi menjadi dua wilayah administrasi: Kabupaten Bima dan Kota Bima.

Penduduk asli Kabupaten Bima menyebut diri mereka Dou Mbojo dan Dou Donggo, dengan pengaruh kebudayaan yang juga diwarnai hubungan kekerabatan panjang antara Kesultanan Bima dan Kesultanan Gowa di Sulawesi Selatan selama lebih dari 190 tahun (1625–1819). Pada 2026, Kabupaten Bima merayakan Hari Jadi Bima (HJB) yang ke-386.


Geografi dan Wilayah Administratif

Kabupaten Bima terletak di ujung timur Pulau Sumbawa, pada koordinat sekitar 118°44'–119°22' BT dan 8°08'–8°57' LS, menjadikannya jalur penghubung strategis antara Provinsi NTB dan Provinsi NTT. Setelah pemekaran Kota Bima pada 2002, luas wilayah Kabupaten Bima tercatat sekitar 3.405,63 km², dengan kepadatan penduduk sekitar 156 jiwa/km². Secara topografis, sekitar 70% wilayahnya berupa dataran tinggi bertekstur pegunungan, sementara 30% sisanya adalah dataran rendah, dengan Gunung Soromandi di Kecamatan Donggo sebagai titik tertinggi (4.775 mdpl) dan kawasan Gunung Tambora yang legendaris di Kecamatan Tambora.

Ibu kota Kabupaten Bima berkedudukan di Kecamatan Woha, tepatnya di kompleks Kantor Bupati Bima, Godo-Woha. Selain wilayah daratan utama, Kabupaten Bima juga memiliki puluhan pulau kecil yang tersebar di kawasan pesisirnya. Secara administratif, Kabupaten Bima terdiri dari 18 kecamatan dan 191 desa.

Data Wilayah Keterangan
Ibu Kota Kecamatan Woha
Luas Wilayah ± 3.405,63 km²
Jumlah Kecamatan 18 kecamatan
Jumlah Desa 191 desa
Batas Wilayah Berbatasan dengan Kota Bima di bagian tengah; Selat Sape di timur; Laut Flores/Teluk Bima di utara; Samudra Hindia di selatan

Sumber: DPMPTSP Kabupaten Bima


Kependudukan Kabupaten 2026

Berdasarkan data hasil Sensus Penduduk yang dipublikasikan Wikipedia bahasa Indonesia (mengacu pada data Kementerian Dalam Negeri), jumlah penduduk Kabupaten Bima pada 2020 tercatat sebanyak 532.677 jiwa, dengan kepadatan penduduk 156 jiwa/km². Angka ini melanjutkan tren pertumbuhan dari data tahun 2017 yang mencatat populasi 524.677 jiwa dengan kepadatan 154 jiwa/km². Mengingat laju pertumbuhan penduduk Kabupaten Bima yang tercatat sekitar 1,05% per periode 2000–2010, populasi pada 2026 diperkirakan telah melampaui angka setengah juta jiwa dengan margin pertumbuhan alami.

Dari sisi fasilitas keagamaan, Kecamatan Sape tercatat sebagai wilayah dengan jumlah masjid terbanyak (40 unit), sedangkan Kecamatan Bolo memiliki jumlah mushola terbanyak (53 unit); sebaran ini umumnya berkorelasi dengan konsentrasi penduduk di masing-masing kecamatan. Dari sisi pendidikan, pada tahun ajaran 2024/2025 Kabupaten Bima tercatat memiliki 424 sekolah dasar dan 134 sekolah menengah pertama, didukung oleh 5.290 tenaga pengajar di jenjang SD. Penduduk Kabupaten Bima terdiri dari suku asli Dou Mbojo dan Dou Donggo, serta penduduk pendatang dari Sulawesi Selatan (khususnya Kabupaten Gowa), Jawa, Madura, Kalimantan, NTT, dan Maluku.


Pemerintahan Kabupaten Bima 2026

Pemerintahan Kabupaten Bima dipimpin oleh Bupati Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy, pasangan hasil Pilkada Serentak 2024 yang dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka pada 20 Februari 2025 untuk masa jabatan 2025–2030. Pelantikan ini menjadi bagian dari sejarah baru ketatanegaraan Indonesia, karena untuk pertama kalinya seluruh bupati dan wakil bupati se-Indonesia dilantik langsung oleh Presiden secara serentak, bukan oleh Gubernur seperti pada periode-periode sebelumnya.


Website Resmi dan Kontak Pemerintah Kabupaten

Instansi Website / Kontak
Website Resmi Pemkab Bima bimakab.go.id
Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKD Kab. Bima)bkd.bimakab.go.id
DPMPTSP Kabupaten Bima dpmptsp.bimakab.go.id
BPS Kabupaten Bima bimakab.bps.go.id — Telp/Fax (0374) 646003
Alamat Kantor Bupati Bima Jl. Soekarno Hatta No. 1, Komplek Kantor Bupati Bima, Godo, Kec. Woha, Kabupaten Bima, NTB

Untuk pertanyaan, keluhan, kritik, atau saran resmi kepada Pemkab Bima, masyarakat dapat mengakses layanan yang tersedia di situs resmi bimakab.go.id atau datang langsung ke kantor instansi terkait pada jam kerja.


Bidang Kepegawaian Daerah (BKD dan Diklat)

BKD Kabupaten Bima. Urusan kepegawaian ASN di lingkungan Pemkab Bima mulai dari rekrutmen CPNS/PPPK, usul formasi, mutasi, hingga pengembangan kompetensi pegawai dikelola oleh Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKD dan Diklat) Kabupaten Bima. BKD dan Diklat secara rutin mengimbau masyarakat maupun tenaga non-ASN agar tidak mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan kelulusan CPNS maupun PPPK, dan selalu berpedoman pada pengumuman resmi Pemkab Bima serta Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) BKN.


Ekonomi dan Potensi Kabupaten

Perekonomian Kabupaten Bima bertumpu pada tiga sektor utama: pertanian tanaman pangan dan hortikultura, peternakan, serta perikanan dan kelautan. Potensi lahan untuk tanaman pangan dan hortikultura mencapai 142.294 hektare, terdiri dari lahan sawah seluas 46.750 hektare dan lahan bukan sawah seluas 95.544 hektare, dengan komoditas potensial seperti padi, jagung, kacang tanah, kedelai, ubi jalar, dan bawang merah.Kabupaten Bima bahkan dikenal sebagai salah satu sentra bawang merah terbesar di Nusa Tenggara Barat, provinsi yang merupakan penghasil bawang merah terbesar keempat di Indonesia, dengan potensi lahan pengembangan mencapai 18.075 hektare meski baru termanfaatkan sekitar separuhnya.

Di sektor peternakan, sapi menjadi komoditas unggulan dengan populasi mencapai lebih dari 200 ribu ekor, diikuti kambing dan kerbau, sementara sektor perikanan mengandalkan perikanan tangkap dan budi daya rumput laut di sepanjang wilayah pesisirnya. Namun demikian, Pemkab Bima menyadari bahwa perekonomian daerah masih terlalu bergantung pada komoditas primer musiman seperti jagung dan bawang merah yang dijual dalam bentuk mentah, sehingga nilai tambah dari pengolahan seperti tepung jagung, minyak jagung, dan produk turunan hasil laut masih banyak hilang ke daerah lain. Diversifikasi ekonomi berbasis kawasan strategis dan komoditas unggulan pun telah dimasukkan sebagai prioritas dalam Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2027.

Di luar sektor agraris, Kabupaten Bima juga menyimpan potensi pariwisata besar, mulai dari kawasan bersejarah Gunung Tambora, Air Terjun Kalate Ndira, Pulau Ular, Pantai Bajo Pulo, hingga situs sejarah Wadu Pa'a dan tradisi Ntumbu (adu kepala).


Info Penerimaan CPNS Pemkab Bima 2026

CPNS Kabupaten Bima 2026. Hingga pertengahan 2026, jadwal resmi seleksi CPNS 2026 secara nasional masih dalam tahap koordinasi antara Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian PANRB, dan belum ada pengumuman final terkait waktu pendaftaran maupun jumlah formasi untuk seluruh instansi termasuk Pemkab Bima.Sebagai gambaran alokasi formasi pada seleksi sebelumnya, Pemkab Bima pernah menerima 100 formasi CPNS dan 2.367 formasi PPPK dalam satu tahun anggaran, yang terbagi menjadi 600 formasi guru, 650 tenaga kesehatan, dan 1.117 tenaga teknis.

Untuk pantauan terbaru seputar CPNS 2026, masyarakat disarankan memantau langsung:

  • Portal SSCASN nasional: sscasn.bkn.go.id
  • Website Resmi Pemkab Bima: bimakab.go.id
  • BKD dan Diklat Kabupaten Bima: bkd.bimakab.go.id

Selalu verifikasi keaslian informasi lowongan hanya melalui kanal resmi di atas, dan jangan mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan kelulusan menjadi ASN dengan imbalan tertentu.


Info Penerimaan Tenaga Pendamping Desa

Penerimaan Tenaga Pendamping Desa Kabupaten Bima 2026. Perlu menjadi perhatian warga Kabupaten Bima: sepanjang awal hingga pertengahan 2026, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) secara resmi menegaskan belum membuka rekrutmen tenaga Pendamping Lokal Desa (PLD) maupun pendamping desa lainnya secara nasional.

Pernyataan ini muncul untuk mengklarifikasi maraknya informasi hoaks di media sosial yang menjanjikan lowongan PLD dengan gaji fantastis hingga Rp9–17 juta per bulan, lengkap dengan tautan pendaftaran palsu.

Kemendes PDT saat ini masih memprioritaskan evaluasi kinerja terhadap sekitar 34.000 personel pendamping desa yang sudah bertugas, dan menyatakan proses rekrutmen di masa depan akan menggunakan mekanisme baru berupa Computer Assisted Test (CAT) bekerja sama dengan perguruan tinggi. Warga Kabupaten Bima yang berminat menjadi pendamping desa disarankan untuk:

  • Tidak mempercayai tautan pendaftaran yang beredar di Facebook, Instagram, atau Telegram tanpa verifikasi resmi.
  • Memantau pengumuman resmi melalui situs Kemendes PDT: kemendesa.go.id dan bpsdm.kemendesa.go.id
  • Menunggu informasi resmi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bima.


Jadwal Pencairan PIP (Program Indonesia Pintar) 2026

Jadwal Pencairan PIP Kabupaten Bima 2026. Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) disalurkan secara bertahap dalam tiga termin sepanjang tahun anggaran, berlaku secara nasional termasuk bagi siswa penerima di Kabupaten Bima.


Termin Periode Penyaluran Sasaran Utama
Termin 1 Februari – April 2026 Pemadanan data DTKS dengan Dapodik & penerima rekening aktif
Termin 2 Mei – September 2026 Usulan dinas pendidikan & peserta SK Nominasi yang sudah aktivasi rekening
Termin 3 Oktober – Desember 2026 Penerima lanjutan/susulan yang belum cair pada termin sebelumnya

Sumber: Kemendikdasmen, per Agustus 2026.


Dana PIP disalurkan melalui bank Himbara seperti BRI dan BNI, langsung ke rekening Simpanan Pelajar (SimPel) siswa. Orang tua/siswa di Kabupaten Bima dapat mengecek status penerima secara mandiri melalui laman resmi pip.kemendikdasmen.go.id dengan memasukkan NIK dan NISN. Status "belum cair" pada satu bulan tidak berarti gagal menerima bantuan, karena proses verifikasi dan pencairan tiap termin bisa melebar mengikuti kecepatan pemutakhiran data di masing-masing sekolah.


Jadwal Penyaluran Bansos (PKH dan BPNT) 2026

Bansos (PKH dan BPNT) Kabupaten Bima 2026. Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako sepanjang 2026 dalam empat tahap triwulanan, berlaku bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia termasuk Kabupaten Bima.


Tahap Periode
Tahap 1 Januari – Maret 2026
Tahap 2 April – Juni 2026
Tahap 3 Juli – September 2026 (mulai disalurkan 20 Juli 2026)
Tahap 4 Oktober – Desember 2026

Sumber: Kementerian Sosial RI, per Agustus 2026.


Besaran bantuan BPNT adalah Rp200.000 per bulan (Rp600.000 per tahap tiga bulan), sedangkan PKH bervariasi sesuai komponen keluarga—misalnya Rp750.000 per tahap untuk ibu hamil/balita, Rp225.000 untuk siswa SD, Rp375.000 untuk siswa SMP, dan Rp500.000 untuk siswa SMA. Dana disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bank Himbara atau PT Pos Indonesia, dan tidak seluruh KPM menerima pada tanggal yang sama karena tergantung proses verifikasi dan pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di masing-masing daerah. Status kepesertaan dapat dicek mandiri melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos atau aplikasi Cek Bansos.


Jadwal Pekan Olahraga Daerah Tingkat Kabupaten (PORKAB)

Jadwal PORKAB Bima 2026. Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) adalah ajang olahraga multicabang tingkat kabupaten yang mempertandingkan atlet dari seluruh kecamatan, biasanya digelar dalam rangkaian peringatan Hari Jadi daerah. Di banyak kabupaten/kota lain, Porkab (atau Porkot untuk tingkat kota) berfungsi sebagai ajang seleksi: juara di setiap cabang olahraga pada Porkab/Porkot akan didaulat sebagai duta daerah untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang digelar setiap empat tahun sekali, sehingga Porkab pada dasarnya adalah babak kualifikasi sebelum atlet naik ke level provinsi.

Untuk siklus Porprov NTB XII 2026, Kabupaten Bima justru mengalami kendala pada tahapan pembinaan internalnya. Kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bima masa bakti 2026–2030 baru resmi dilantik pada 6 Juni 2026 di Aula Kantor Bupati Bima oleh Ketua Umum KONI NTB, H. Mori Hanafi, dengan Bupati Ady Mahyudi menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang profesional dan akuntabel dalam pembinaan atlet daerah. Pelantikan yang baru terjadi menjelang pelaksanaan Porprov ini turut disorot media lokal, yang menilai belum optimalnya proses pembinaan dan seleksi atlet berbasis kompetensi di tingkat kabupaten sebagai salah satu penyebab performa Kabupaten Bima yang berada di peringkat ke-9 dari 10 kabupaten/kota pada Porprov NTB sebelumnya (2023).

Kondisi ini turut berimbas pada proses menuju Porprov NTB XII 2026: Kabupaten Bima tercatat sebagai satu-satunya daerah yang belum mendaftarkan kontingennya hingga pertengahan April 2026 akibat kendala internal kepengurusan KONI, sehingga KONI NTB memberikan dispensasi waktu pendaftaran hingga 22 April 2026. Setelah kendala tersebut teratasi, kontingen Kabupaten Bima akhirnya turut bertanding di ajang Porprov NTB XII yang berlangsung 16–25 Juli 2026 (sejumlah cabor telah dimulai sejak 12 Juli 2026), termasuk cabang sepak bola yang tergabung di Grup A bersama Kabupaten Lombok Utara dan Kota Mataram, dengan laga pembuka melawan Lombok Utara pada 15 Juli 2026 di GOR 17 Desember, Kota Mataram.

Hingga saat ini belum ditemukan jadwal resmi penyelenggaraan Porkab tersendiri di Kabupaten Bima untuk siklus 2026, sehingga proses seleksi/pembinaan atlet ke Porprov tampaknya masih mengandalkan jalur pembinaan cabor secara langsung di bawah kepengurusan KONI yang baru. Untuk jadwal Porkab maupun perkembangan Porprov terbaru, masyarakat dapat memantau kanal resmi KONI Kabupaten Bima atau media lokal seputar olahraga NTB.


Kebijakan Pemutihan Pajak Kendaraan 2026

Pemutihan Pajak Kendaraan Kabupaten Bima 2026. Pemerintah Provinsi NTB resmi meluncurkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor 2026 yang berlaku di seluruh kabupaten/kota se-NTB, termasuk Kabupaten Bima, melalui Peraturan Gubernur NTB Nomor 6 Tahun 2026. Program ini terdiri dari tiga insentif utama:

  • Penghapusan denda keterlambatan 100%, berlaku 15 Juni – 30 September 2026.
  • Keringanan tunggakan pokok pajak (diskon pokok) hingga 100% bagi tunggakan tahun 2020 ke bawah, berlaku pada periode yang sama, 15 Juni – 30 September 2026.
  • Diskon pajak 50% untuk mutasi kendaraan plat luar daerah yang balik nama ke plat NTB, sekaligus dibebaskan dari denda proses mutasi, berlaku lebih panjang yakni 15 Juni – 19 Desember 2026.

Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi NTB, Baiq Nelly Yuniarti, mengimbau masyarakat NTB termasuk warga Kabupaten Bima untuk tidak menunda pemanfaatan program ini hingga mendekati batas akhir periode. Bagi warga Kabupaten Bima yang ingin memanfaatkan program ini, layanan dapat diakses langsung di Kantor Samsat Bima atau layanan Samsat Keliling yang tersedia secara berkala. Karena kebijakan pemutihan bersifat terbatas waktu dan dapat berubah sesuai keputusan Gubernur, pastikan untuk memanfaatkan momentum ini selama masih berlaku.


Festival Budaya Kabupaten Bima

Kabupaten Bima memiliki kalender wisata budaya yang cukup padat sepanjang 2026, berpusat pada perayaan Hari Jadi Bima (HJB) yang tahun ini memasuki usia ke-386. Rangkaian puncak peringatan HJB dibuka dengan Festival Pesona Dana Mbojo, yang berlangsung 29 Juni – 1 Juli 2026 di Halaman Kantor Bupati Bima, ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy. Festival yang mengusung tema "Bima Bermartabat dalam Harmoni Budaya" ini diawali dengan Pawai Budaya Rimpu yang melibatkan kontingen dari seluruh kecamatan, OPD, dan komunitas budaya di Kabupaten Bima, serta menampilkan lomba peragaan busana Tenun Bima, atraksi seni tradisional, musik kontemporer, dan pameran UMKM unggulan daerah.

Selain Festival Pesona Dana Mbojo, Dinas Pariwisata Kabupaten Bima juga menyiapkan lima festival budaya dan pariwisata tambahan yang tersebar dari Agustus hingga Desember 2026, seluruhnya dikemas dalam satu kalender wisata budaya daerah sebagai bagian dari pengembangan destinasi budaya:

  • Festival Kakara Lariti
  • Festival Sangiang Api
  • Festival Uma Lengge
  • Festival La Bibano
  • Festival Wadu Sura

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, Muhammad Akbar, seluruh festival ini meski digelar pada waktu berbeda tetap terintegrasi dalam payung besar Festival Pesona Dana Mbojo, dengan tujuan memperkuat daya tarik wisata daerah secara berkelanjutan sepanjang tahun, bukan hanya pada satu momentum tunggal. Selain agenda khas Kabupaten Bima, warga juga kerap turut memeriahkan Festival Rimpu Mantika di Kota Bima yang tetangga—sebuah festival tahunan yang mengangkat busana rimpu khas perempuan Bima dan turut masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI.

FAQ Seputar Kabupaten Bima

Apa ibu kota Kabupaten Bima?

Ibu kota Kabupaten Bima berkedudukan di Kecamatan Woha, tepatnya di kompleks Kantor Bupati Bima, Godo-Woha.

Apa perbedaan Kabupaten Bima dan Kota Bima?

Keduanya merupakan dua daerah otonom terpisah sejak Kota Bima dimekarkan dari Kabupaten Bima pada 2002 berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2002. Kabupaten Bima mencakup wilayah yang jauh lebih luas dengan 18 kecamatan berbasis pedesaan dan pertanian, sedangkan Kota Bima hanya terdiri dari 5 kecamatan yang menjadi pusat perkotaan.

Siapa Bupati Bima saat ini?

Kabupaten Bima dipimpin oleh Bupati Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy, untuk periode 2025–2030 yang dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.

Kapan CPNS Pemkab Bima 2026 dibuka?

Hingga pertengahan 2026, jadwal resmi CPNS 2026 secara nasional termasuk untuk Pemkab Bima belum diumumkan oleh BKN dan Kementerian PANRB. Pantau informasi resmi melalui sscasn.bkn.go.id dan bimakab.go.id.

Apakah rekrutmen pendamping desa Kabupaten Bima 2026 sudah dibuka?

Belum. Kemendes PDT menegaskan belum membuka rekrutmen Pendamping Lokal Desa (PLD) atau pendamping desa pada 2026 secara nasional, dan meminta masyarakat waspada terhadap tautan pendaftaran palsu yang beredar di media sosial.

Apa potensi ekonomi utama Kabupaten Bima?

Sektor pertanian menjadi andalan utama, khususnya bawang merah dan jagung, ditambah peternakan sapi dan perikanan/budi daya rumput laut di kawasan pesisir. Pemkab Bima juga tengah mendorong diversifikasi ekonomi lewat hilirisasi/pengolahan hasil pertanian agar nilai tambahnya tidak lagi hilang ke daerah lain.

Apa saja festival budaya Kabupaten Bima 2026?

Festival utama adalah Festival Pesona Dana Mbojo (29 Juni–1 Juli 2026) dalam rangka Hari Jadi Bima ke-386, ditambah lima festival tambahan sepanjang Agustus–Desember 2026: Festival Kakara Lariti, Festival Sangiang Api, Festival Uma Lengge, Festival La Bibano, dan Festival Wadu Sura.

Bagaimana cara memanfaatkan pemutihan pajak kendaraan Kabupaten Bima 2026?

Program pemutihan pajak kendaraan NTB 2026 (Pergub NTB No. 6/2026) berlaku 15 Juni–30 September 2026 untuk penghapusan denda dan tunggakan pokok, serta hingga 19 Desember 2026 untuk diskon mutasi kendaraan plat luar. Layanan dapat diakses langsung di Kantor Samsat Bima atau Samsat Keliling.




Foto Penulis
Penulis

Deasy Ferayanti

Warga Lokal asli Bima yang hoby menulis dan telah menjadi penulis blog sejak tahun 2012.


Foto Editor
Editor

Muhammad Akbar

Editor konten yang bertugas memastikan setiap tulisan di blog ini akurat, rapi, dan mudah dipahami.

------------------------------