Tota Fo'o, Olahan Mangga Muda di Bima yang Menambah Selera Makan
![]() |
| Foto Tota Fo'o, Makanan Olahan Mangga Muda dengan Santan oleh Orang Bima |
Mediabima.id - Kuliner Bima. Mari mengenal Tota Fo'o, makanan olahan mangga muda Orang Bima yang menambah selera makan. Sangat cocok bagi yang nafsu makannya lagi turun tapi yang bukan karena penyakit ya.
Bagi masyarakat Bima, Nusa Tenggara Barat, ada satu hidangan sederhana yang selalu berhasil menambah selera makan, terutama saat cuaca panas atau nafsu makan sedang menurun. Namanya Tota Fo'o, olahan mangga muda yang dipadukan dengan santan dan rempah segar. Rasanya yang asam gurih membuat hidangan ini menjadi teman makan favorit, khususnya bila disandingkan dengan lauk ikan kering atau cumi kering.
Apa Itu Tota Fo'o?
Tota Fo'o merupakan olahan mangga muda atau mangga mengkal khas suku Mbojo (Bima) yang diproses dengan cara diiris tipis-tipis, dicincang, atau diparut, lalu dicampur dengan santan dan bumbu-bumbu segar. Berbeda dengan rujak, yang biasa dinikmati santai sebagai camilan tanpa nasi, Tota Fo'o justru dibuat khusus sebagai sambal pendamping nasi dan lauk. Bumbunya pun tidak menggunakan gula merah atau bumbu kacang seperti rujak, melainkan mengandalkan santan dan daun kemangi sebagai penyeimbang rasa asam dari mangga muda.
Bima memang dikenal luas sebagai salah satu penghasil bawang merah terbesar di kawasan Indonesia Timur, sehingga tidak mengherankan jika bawang menjadi salah satu bahan penting yang selalu hadir dalam masakan sehari-hari masyarakat setempat, termasuk dalam Tota Fo'o ini.
Bahan-Bahan Tota Fo'o
| Bahan | Keterangan |
|---|---|
| Mangga muda / mengkal | Diiris tipis, dicincang, atau diparut sesuai selera |
| Santan | Sebagai penyeimbang rasa asam dan pemberi rasa gurih |
| Daun kemangi | Memberi aroma segar khas |
| Bawang merah | Diiris tipis, menambah rasa gurih |
| Cabai (lombok keriting/besar) | Sesuai selera tingkat kepedasan |
| Garam | Secukupnya |
| Penyedap rasa (micin) | Opsional, sesuai selera |
Cara Membuat Tota Fo'o
- Kupas mangga muda, lalu iris tipis-tipis, cincang, atau parut sesuai selera.
- Iris tipis bawang merah dan cabai.
- Petik daun kemangi, cuci bersih.
- Campurkan mangga muda dengan santan, bawang merah, cabai, dan daun kemangi dalam satu wadah.
- Tambahkan garam dan penyedap rasa secukupnya, lalu aduk rata.
- Koreksi rasa hingga asam dan gurihnya seimbang, kemudian sajikan segera agar mangga tetap renyah.
Kenapa Tota Fo'o Bikin Nafsu Makan Meningkat?
Perpaduan rasa asam dari mangga muda dan gurih dari santan menciptakan sensasi rasa yang merangsang selera makan. Rasa asam segar dipercaya membantu menstimulasi produksi air liur dan cairan pencernaan, sehingga makanan terasa lebih nikmat dan porsi pun cenderung bertambah. Ditambah lagi, aroma kemangi yang khas membuat hidangan ini terasa lebih segar dan tidak eneg. Dengan tambbah tota fo'o, makan nasi jadi lebih banyak. Jangan kaget kalau tiba tiba porsi makan nasi jadi dobel.
Warning: Sebelum makan siapkan nasi dan lauk porsi dobel ya,....
Lauk Pendamping Terbaik
Tota Fo'o bisa dinikmati bersama lauk apa saja, namun menurut masyarakat Bima sendiri, pasangan paling pas untuk hidangan ini adalah:
- Ikan kering, gurihnya ikan kering berpadu sempurna dengan asam segar Tota Fo'o.
- Cumi kering, tekstur kenyal dan rasa gurih cumi kering menambah kenikmatan saat disantap bersama nasi hangat.
Tanya Jawab Seputar Tota Fo'o
1. Apakah Tota Fo'o sama dengan rujak mangga muda?
Tidak sama. Rujak biasanya dimakan santai sebagai camilan tanpa nasi, dengan bumbu kacang atau gula merah. Tota Fo'o justru dibuat khusus sebagai sambal pendamping nasi dan lauk, menggunakan santan dan daun kemangi sebagai ciri khasnya.
2. Mangga jenis apa yang cocok untuk Tota Fo'o?
Mangga muda atau mengkal dengan tekstur masih keras dan rasa asam yang kuat adalah pilihan terbaik.
3. Apakah Tota Fo'o bisa disimpan lama?
Sebaiknya disantap segera setelah dibuat karena santan mudah basi dan tekstur mangga akan melempem jika didiamkan terlalu lama.
4. Bisakah mengganti santan dengan bahan lain?
Bagi yang tidak suka santan, santannya dihilangkan, tapi makananini berubah menjadi Doco Fo'o (Sambal mangga)
Penutup
Tota Fo'o adalah bukti bagaimana kearifan kuliner lokal Bima mampu mengolah bahan sederhana menjadi hidangan yang kaya rasa. Perpaduan asam mangga muda, gurih santan, dan segarnya kemangi menjadikan hidangan ini istimewa, apalagi bila disantap bersama ikan kering atau cumi kering. Selain tota fo'o ada juga sambal khas Bima yang disebut sebagai "doco fo'o" bahan dan pembuatannya sama dengan tota fo'o tapi tidak menggunakan santan. Doco fo'o ini cocok bagi yang kurang suka santan. Bagi yang belum pernah mencoba, Tota Fo'o layak masuk daftar kuliner khas Nusantara yang wajib dicicipi.
------------------------------
